TABANANUPDATE.COM – Di tengah menjamurnya minuman kekinian, Es Waneng di Kabupaten Tabanan tetap mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu kuliner legendaris yang telah ada sejak tahun 1938.
Nama Es Waneng diambil dari pendirinya, Bapak Waneng, yang mulai merintis usaha ini puluhan tahun lalu. Hingga kini, usaha tersebut masih berlanjut dan dikelola oleh anak perempuannya dengan tetap menjaga resep asli yang diwariskan secara turun-temurun.
Ciri khas utama dari Es Waneng terletak pada penggunaan gula aren yang dipadukan dengan racikan resep khusus. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa manis yang lembut dan tidak berlebihan, serta memberikan sensasi segar tanpa meninggalkan rasa seret di tenggorokan.
Selain itu, Es Waneng dikenal dengan sajian es campur yang sederhana namun memiliki komposisi yang seimbang. Kesederhanaan inilah yang justru menjadi daya tarik dan membuat minuman ini tetap diminati oleh berbagai kalangan.
Pengalaman menikmati Es Waneng juga memiliki keunikan tersendiri. Pengunjung biasanya memadukan minuman ini dengan roti yang telah disediakan, yang dapat dicelupkan ke dalam es. Roti tersebut dijual dengan harga sekitar Rp1.000, sementara satu porsi es dibanderol sekitar Rp3.000.
Es Waneng berlokasi di Jalan Mawar, Gerogak Gede, Tabanan, dan hingga saat ini masih menjadi salah satu tujuan masyarakat lokal yang ingin menikmati minuman segar dengan cita rasa klasik.
Keberadaan Es Waneng yang mampu bertahan lebih dari delapan dekade menunjukkan bahwa konsistensi rasa, harga yang terjangkau, serta nilai sejarah menjadi faktor utama dalam menjaga loyalitas pelanggan di tengah perubahan tren kuliner.
















Comments