TABANANUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting melalui langkah strategis dan terukur. Berdasarkan target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), capaian penurunan stunting pada tahun 2025 sebesar 7,2 persen telah berhasil dipenuhi. Selanjutnya, pada tahun 2026 ditargetkan kembali turun menjadi 7,0 persen, bahkan diarahkan mencapai 6,8 persen pada tahun 2027.
Secara bertahap, target penurunan stunting di Kabupaten Badung telah dirancang hingga tahun 2029, yakni 7,2 persen pada 2025, 7,0 persen pada 2026, 6,8 persen pada 2027, 6,6 persen pada 2028, dan 6,4 persen pada 2029. Target ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Rembug Stunting yang diselenggarakan oleh Bappeda Badung di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (25/3/2026). Forum ini menjadi ruang koordinasi antar pemangku kepentingan dalam menyusun strategi dan evaluasi program penanganan stunting.
Kegiatan tersebut dibuka oleh I Made Wira Dharmajaya selaku Kepala Bappeda Badung yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), mewakili Wakil Bupati Badung sebagai Ketua TPPS Kabupaten Badung. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi untuk mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan.












Comments